Rabu, 20 April 2016

BIOGRAFI SEORANG TOKOH



BIOGRAFI MAHATMA GANDHI
Mahatma Gandhi merupakan salah satu pemimpin India yang penuh kebaikan yang dapat melepaskan belangko penjajahan berasaskan kedamaian. Mahatma Gandhi mempunyai nama asli Mohandas Karamchand Gandhi dan sering dipanggil dengan nama Mahatma Gandhi, beliau juga mempunyai nama lain seperti Bapu dan Ghandiji.Gandhi lahir di Porbandar, Agen Kathiawar, Kamaharajan Britania dari suku Gujarat pada tanggal 2 Oktober 1869. Gandhi mempunyai beberapa anggota keluarganya yang bekerja pada pemerintah.
Saat remaja,Mahatma Gandhi pindah ke Inggris untuk mempelajari hukum. Setelah dia menjadi pengacara, beliau pergi ke Afrika Selatan, sebuah koloni Inggris, di mana beliau mengalami diskriminasi ras yang dinamakan apartheid. Kemudian beliau  memutuskan untuk menjadi seorang aktivis politik agar dapat mengubah hukum-hukum yang diskriminatif tersebut. Gandhi pun membentuk sebuah gerakan non-kekerasan.
            Ketika Mahatma Gandhi kembali ke India, beliau membantu dalam proses kemerekaan India dari jajahan Inggris dengan berasaskan kedamaian, hal ini memberikan inspirasi bagi rakyat di koloni - koloni lainya agar berjuang mendapatkan kemerdekaanya dan memecah Kemaharajaan Britania untuk kemudian membentuk Persemakmuran. Ketika inilah Mahatma Gandhi disebut sebagai orang yang melepaskan belangko penjajahan dari penjajah. Mahatma Gadhi juga menginspirasi dunia dengan agama yang dianutnya yaitu Hindu, beliau menginspirasi dunia dengan cara meninggalkan kekerasan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Rakyat dari agama dan suku yang berbeda yang hidup di India kala itu yakin bahwa India perlu dipecah menjadi beberapa negara agar kelompok yang berbeda dapat mempunyai negara mereka sendiri. Banyak yang ingin agar para pemeluk agama Hindu dan Islam mempunyai negara sendiri. Gandhi adalah seorang Hindu namun dia menyukai pemikiran-pemikiran dari agama-agama lain termasuk Islam dan Kristen. Dia percaya bahwa manusia dari segala agama harus mempunyai hak yang sama dan hidup bersama secara damai di dalam satu negara.
Pada 1947, India menjadi merdeka dan pecah menjadi dua negara, India dan Pakistan. Hal ini tidak disetujui Gandhi.
Prinsip Gandhi, satyagraha, sering diterjemahkan sebagai "jalan yang benar" atau "jalan menuju kebenaran", telah menginspirasi berbagai generasi aktivis-aktivis demokrasi dan anti-rasisme seperti Martin Luther King, Jr. dan Nelson Mandela. Gandhi sering mengatakan kalau nilai-nilai ajarannya sangat sederhana, yang berdasarkan kepercayaan Hindu tradisional: kebenaran (satya), dan non-kekerasan (ahimsa).
Pada 30 Januari 1948, Mahatma Gandhi dibunuh seorang lelaki Hindu yang marah kepada Gandhi karena ia terlalu memihak kepada Muslim, Gandhi meninggal pada usia 78 tahun.
Kisah hidup Mahatma Gandhi telah banyak dituangkan ke dalam film, sastra, dan teater. Ben Kingsley yang memerankan Gandhi dalam film tahun 1982 Gandhi, memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik. The Making of the Mahatma yang dirilis pada tahun 1996 mendokumentasikan kehidupan Gandhi di Afrika Selatan. Gandhi juga merupakan tema sentral dalam film Bollywood tahun 2006 Lage Raho Munna Bhai. Pada tahun 2007, sebuah film berjudul Gandhi, My Father menceritakan hubungan antara Gandhi dan putranya Harilal.
Namun, Mahatma Gandhi tidak pernah menerima Penghargaan Perdamaian Nobel, meski dia dinominasikan lima kali antara 1937 dan 1948. Beberapa dekade kemudian, hal ini disesali secara umum oleh pihak Komite Nobel. Ketika Dalai Lama dianugerahi Penghargaan Nobel pada 1989, ketua umum Komite mengatakan bahwa ini merupakan "sebuah bentuk mengenang Mahatma Gandhi".
Museum elektronik Nobel mempunyai artikel mengenai hal tersebut.
Sepanjang hidupnya, aktivitas Gandhi telah menarik berbagai komentar dan opini. Misalnya, sebagai penduduk Kerajaan Britania, Winston Churchill pernah berkata "Menyedihkan...melihat Mr. Gandhi, seorang pengacara Kuil Tengah yang menghasut, sekarang tampil sebagai seorang fakir yang tipenya umum di Timur, menaiki tangga Istana Viceregal dengan badan setengah-telanjang." Begitu juga dengan Albert Einstein yang berkomentar berikut mengenai Gandhi: "(Mungkin) para generasi berikut akan sulit mempercayai bahwa ada orang seperti ini yang pernah hidup di dunia ini."
Karya Mahatma Gandhi tidak terlupakan oleh generasi berikutnya. Cucunya, Arun Gandhi dan Rajmohan Gandhi dan bahkan anak cucunya, Tushar Gandhi, adalah aktivis-aktivis sosio-politik yang terlibat dalam mempromosikan non-kekerasan di seluruh dunia.
Kata kebajikan yang dikenang Mahatma Gandhi:

" Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membaa penderitaan,tetapi tidak pernah berdendam, tidak pernah membalas dendam. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan."

" Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum."

Tanda tangan Mahatma Gandhi